Panglima TNI Agus Suhartono meminta Kepala Staf Angkatan Darat Letnan
Jenderal TNI Moeldoko memprioritaskan penyempurnaan manajemen sumber
daya manusia TNI Angkatan Darat secara kreatif, inovatif, tepat,
terarah, dan berkesinambungan.
Hal itu diperlukan untuk membangun
kemampuan TNI Angkatan Darat, dan guna mewujudkan aplikasi kekuatan,
baik kekuatan terpusat atau kewilayahan.
"Dengan demikian
diharapkan TNI Angkatan Darat dapat mengemban tugas, baik dalam
melaksanakan amanah menjaga kedaulatan dan integritas wilayah nasional,
maupun tugas keamanan perbatasan, serta tugas pemberdayaan wilayah
pertahanan nasional," kata Agus dalam sambutan serah terima jabatan KSAD
di Lapangan Upacara Mabes AD, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2013.
Pengembangan
sumber daya manusia, kata dia, harus seiring dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Untuk itu, diperlukan komitmen yang kuat
dalam rangka pembinaan yang berkelanjutan sesuai pokok-pokok kebijakan
Panglima TNI Tahun 2013.
Agus mengatakan pemantapan jati diri
prajurit TNI sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, tentara nasional,
dan tentara profesional perlu terus ditanamkan sebagai komitmen moral
dan etika keprajuritan. Pemantapan jati diri ini merupakan modal
pembangunan, dan kemanunggalan TNI dan rakyat yang selalu didambakan
serta dicintai rakyat dimanapun bertugas dan berada.
Berbekal
integritas dan pengalaman, Agus percaya Letjen TNI Moeldoko dapat
membawa TNI di masa mendatang semakin solid, profesional, modern,
tangguh, serta dicintai dan mencintai rakyat.
"Saya percaya
amanah jabatan dari bangsa dan negara ini merupakan bukti sekaligus
pengakuan dan penghargaan atas pengabdian Jenderal selama ini," ungkap
dia.
Dalam kesempatan itu pula, Agus mengucapkan terima kasih
kepada Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo yang telah merintis jalan
menuju penguatan kapasitas dan kapabilitas TNI Angkatan Darat. Agus
menilai Pramono berhasil melakukan langkah-langkah modernisasi
alutsista.
Menurut Agus, TNI Angkatan Darat Republik Indonesia
memiliki perbedaan dengan militer negara dari negara lain. Sebab, NKRI
merupakan negara kepulauan. "Oleh sebab itu, TNI Angkatan Darat mau
tidak mau harus menyadari dan memiliki naluri kebaharian," ujarnya.
Tidak ada komentar: