You are here: Home »

Rusia Ingin Kirim Pasukan ke Dataran Tinggi Golan

Unknown Sabtu, 08 Juni 2013 0


OSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan pengiriman pasukan negaranya ke Dataran Tinggi Golan tepat setelah Austria menarik pasukannya. Salah satu alasan Austria menarik pasukannya dari korps pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah karena situasi keamanan yang sangat rawan.
"Tentu saja, hal ini (pengiriman pasukan) bisa terjadi bila negara-negara di kawasan menanggapi baik usulan kami. Ini juga akan terlaksana bila Sekretaris Jendral PBB meminta kami," ujar Putin, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (8//6/2013).

Dalam kesempatan itu, Putin menyinggung bagaimana Sekjen PBB Ban Ki-Moon meminta Rusia meningkatkan jumlah pasukannya yang tergabung dalam operasi pasukan perdamaian PBB. Namun inisiatif itu tidak disetujui juru bicara departemen operasi perdamaian PBB Josephine Guererro.

Insiatif itupun dibahas oleh Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin dalam rapat Dewan Keamanan PBB. Churkin menegaskan, anggota DK PBB sepakat Suriah dan Israel harus menerima kehadiran pasukan Rusia di Golan.

Pada Jumat kemarin, Kremlin pun melaporkan bahwa Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendiskusikan isu Suriah lewat perbincangan telepon. Namun Kremlin tidak memaparkan lebih rinci mengenai perbincangan itu.

Sejauh ini, PBB masih disibukkan untuk mencari pasukan pengganti pasukan Austria dalam operasi perdamaian. Misi operasi perdamaian di wilayah itu memang cukup sulit, beberapa pasukan perdamaian juga sempat menjadi korban penculikan kelompok bersenjata.

Negeri Beruang Merah saat ini juga masih menunggu reaksi dari Suriah dan Israel mengenai inisiatif itu. Mereka akan mendiskusikan masalah ini dengan beberapa negara anggota tetap DK PBB lainnya.

About The Author

Adds a short author bio after every single post on your blog. Also, It's mainly a matter of keeping lists of possible information, and then figuring out what is relevant to a particular editor's needs.

Share This Article


Related Post

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Links

Comments