Pramugari Sriwijaya Air, Nur Febriyani tidak menduga akan mengalami
kekerasan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Daerah
Provinsi Bangka-Belitung, Zakaria Umarhadi. Gara-garanya menegur Zakaria
agar mematikan handphone, sepupu Indra Bekti ini menerima beberapa kali pukulan di bawah telingganya.
"Bapak itu turun paling belakangan, dia marah-marah kurang jelas. Jangan
kasar kamu lain kali lebih sopan," kata Febri saat menceritakan
kejadian pemukulan yang dialaminya di Kemang Utara, Jakarta Selatan,
Jumat (7/6).


Tidak ada komentar: